Artikel Sudah Jadi, Tapi Bingung Pilih Jurnal yang Paling Cocok

  • Home
  • Blog
  • Artikel Sudah Jadi, Tapi Bingung Pilih Jurnal yang Paling Cocok
Images
Artikel Sudah Jadi, Tapi Bingung Pilih Jurnal yang Paling Cocok
  • by admin_akmer
  • 24 Jun 2026

Artikel Sudah Jadi, Tapi Bingung Pilih Jurnal yang Paling Cocok

Artikel ilmiah yang sudah selesai ditulis belum tentu langsung siap dikirim ke jurnal. Banyak penulis sudah memiliki naskah, tetapi masih bingung menentukan jurnal mana yang paling sesuai. Kebingungan ini wajar terjadi karena setiap jurnal memiliki fokus, ruang lingkup, aturan, dan target pembaca yang berbeda. Karena itu, penulis perlu memilih jurnal secara teliti agar artikel tidak salah tujuan.

Langkah yang bisa dilakukan:

  1. Baca ruang lingkup jurnal: periksa bagian focus and scope atau aim and scope pada website jurnal. Pastikan topik artikel sesuai dengan bidang yang diterima jurnal tersebut.
  2. Cek artikel yang sudah pernah terbit: lihat beberapa artikel terbaru di jurnal tersebut. Jika tema, metode, atau bidang kajiannya mirip dengan artikel yang dimiliki, jurnal itu bisa menjadi pilihan yang sesuai.
  3. Sesuaikan bidang artikel dengan bidang jurnal: artikel pendidikan sebaiknya dikirim ke jurnal pendidikan. Artikel kesehatan sebaiknya diarahkan ke jurnal kesehatan. Artikel sosial, ekonomi, teknologi, atau hukum juga perlu disesuaikan dengan jurnal yang memiliki bidang serupa.
  4. Perhatikan pedoman penulis: baca aturan penulisan jurnal, mulai dari format artikel, jumlah kata, gaya sitasi, struktur naskah, tabel, gambar, hingga daftar pustaka. Artikel yang tidak mengikuti pedoman bisa dikembalikan sebelum masuk tahap review.
  5. Cek proses review dan jadwal terbit: penulis perlu mengetahui apakah jurnal tersebut memiliki proses review yang jelas, jadwal terbit yang aktif, dan informasi publikasi yang transparan. Hal ini penting agar proses submit lebih aman dan terarah.
  6. Perhatikan biaya publikasi jika ada: beberapa jurnal mencantumkan biaya publikasi, sedangkan yang lain tidak. Penulis perlu memastikan informasi biaya tersedia dengan jelas agar tidak mengalami kendala setelah artikel diterima.
  7. Hindari memilih jurnal hanya karena cepat terbit: kecepatan terbit bukan satu-satunya pertimbangan. Jurnal yang tepat harus sesuai dengan isi artikel, memiliki pengelolaan yang jelas, dan relevan dengan bidang keilmuan penulis.

Memilih jurnal yang tepat membantu artikel memiliki peluang lebih baik untuk diproses dan direview oleh pihak yang sesuai bidangnya. Jadi, jika artikel sudah selesai tetapi masih bingung menentukan jurnal tujuan, penulis perlu mencocokkan topik, ruang lingkup jurnal, pedoman penulis, dan kebutuhan publikasi. Langkah ini menjadi bagian penting sebelum submit agar artikel tidak ditolak hanya karena salah memilih jurnal. Pembahasan ini masih selaras dengan blog sebelumnya tentang pentingnya memilih jurnal yang tepat.

Artikel Terkait